Wednesday, December 21, 2011

HOME SCHOOLING



Alhamdulillah Putraku Gaza sudah semakin besar dan semakin pintar. Bahkan untuk ukuran anak TK seusianya merupakan Gaza merupakan anak yang cerdas. Gaza sangat mencintai buku dan komputer. Maka disela kegiatannya bermain, Gaza selalu tidak lupa untuk belajar. Bahkan dia karena pelajaran di Taman kanak-kanak sudah tidak menantang lagi baginya, dia sudah mulai minta dibelikan buku pelajaran kelas satu.

Kaget juga aku pertama mendengar permintaan putraku itu. Aku coba untuk berlangganan majalah Kuark, senang sekali dia pada saat itu setiap hari dia selalu tidak lupa membaca buku tersebut.

sampai akhirnya aku coba dia untuk mengerjakan soal evaluasi untuk anak kelas 1 dan kelas 2 SD. Ternganga aku melihat hasil nilainya. Pelajaran PKN dia mendapatkan nilai 100 sedangkan Bahasa Indonesia dia mendapatkan nilai 95. Subhanallah Putraku, jangan sia-siakan ya Nak Kepandaianmu, rajinlah belajar ya Nak, kamu Jangan sombong ya sayang...
Read more...

PERLOMBAAN DI SEKOLAH GAZA



Disekolah Gaza ikut perlombaan, heheh...lucu banget melihat anak-anak (teman-teman Gaza) sibuk mengikuti berbagai macam lomba. Termasuk putraku tentunya...heheh.

Dari lomba memakai baju sendiri, lomba memakai sepatu dan kaos kaki, lomba pazzel, dan yang paling seru adalah lomba tarik tambang. Bahkan untuk lomba yang satu ini, bu guru dan perwakilan komite/wali murid tidak mau kalah untuk mengikuti lomba tarik tambang....heboohhh...
Read more...

Saturday, October 8, 2011

GAZA DIRUMAH MBAK AKUNG



Ada cerit lucu pada saat Gaza dirumah Mbah Akung. Siang itu cuaca dingin sekal bahkan jam 12.00 siang orang tidak akan berani mandi tanpa harus pakai air hangat. Gaza kebetulan rada malas mandi karena cuaca dingin, padahal tidak kurang-kurangnya kita semua termasuk Mbah Akung merayu Gaza untuk mandi.
"dingin, bunda..." katanya dengan malas-malasan

siang itu kebetulan Mbah Akung yang seorang petani ikan lele mau menguras kolam untuk diisi air yang baru. Makanya Mbah Akung membendung parit yang ada di tepi sawah dekat rumahnya.

"Gaza ayo mandi di parit, yuk!" ajak Mbah Akung kepada Gaza.

Memang parit dekat rumah Mbah Akung sangat jernih airnya. Air parit itu mengalir dari atas bukit yang berada dibelakang rumah Mbah Akung.

"Mau, Mbah Akung!" teriak Gaza senang sekali.

Akhirnya Gaza bermain di parit dekat rumah Mbah Akung. Senang sekali aku lihat Gaza saat itu. Sambil menyiram-nyiram tubuhnya sambil teriak-teriak kesenangan.
"Gaza, dulu Ayah waktu kecil kalau berendam disini..." kata Mbah Akung ke Gaza.
"Ayah berendam, Mbah Akung?" tanya Gaza rada keheranan.
"Iya, dulu kalau sudah berendam susah disuruh pulang kerumah. Sampai Mbah Uti marah-marah." cerita Mbah Akung ke Gaza.

"Mbah Akung, kok Ayah kayak kerbau sih berendam?" celetuk Gaza tiba-tiba yang membuat Mbah Akung tertawa terbahak-bahak."Khan kalau kerbau berendamnya di parit..." lanjut Gaza lagi.

"ha ha ha..." Mbah Akung masih terus tertawa.

Beberapa lama kemudian setelah selesai main di parit, dan sudah mandi untuk dibilas dengan air bersih, Gaza menemui aku yang lagi di dapur.
"Bunda, Gaza suka sekali tinggal di kampung." katanya tiba-tiba.
"Emang kenapa Mas?" tanyaku menyelidik.
"Habis, parit saja bisa buat mandi. Kalau di Batam paritnya khan isinya air comberan kan bunda dan gak bisa buat mandi khan?" sambungnya lagi.
Aku hanya senyum-senyum mendengar ocehan putraku itu...

Gaza-Gaza...ada-ada aja kamu...
Read more...

Friday, October 7, 2011

GAZA BERLEBARAN DI JAWA



Senang sekali hati Gaza sewaktu mendekati hari "H" keberangkatan ke Jawa Tengah (Purworejo) untuk berlibur lebaran.
" Hati Gaza senang, bunda" katanya.
Barang-barang bawaannya pun dia masukkan ke dalam koper.
"Bunda, Gaza bawa buku bacaan ya, takutnya dirumah Mbah Akung dan dirumah Nenek nggak ada buku seperti punya Gaza ini" pintanya kepadaku untuk membawa buku bacaan kesayangannya.
"boleh" jawabku.

Tiba saatnya keberangkatan. Kami berdua diantar oleh Ayah yang kebetulan tidak ikut beserta kita karena belum mendapatkan cuti.
Apalagi pesawatnya tepat waktu, alias tidak "delay". Rasanya nyaman sekali perjalanannya.

Perjalanan ditempuh dalam waktu 2 jam. Gaza dari batam pukul 02.00 sampai di Yogyakarta pukul 04.00 sore. Terlihat Mbak Akung dan Nenek sudah ada di ruang tunggu sambil melambaikan tangannya.

Gaza dijemput di bandara sama Mbah Akung dan Nenek. Pokoknya perjalanannya asyik sekali....
Read more...